Peningkatan Pengetahuan Siswa Terhadap Mitigasi Bencana di SD Muhammadiyah 4 Samarinda

  • Rini Ernawati Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Maridi M Dirdjo Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Marjan Wahyuni Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Keywords: Pengetahuan, Mitigasi Bencana, Siswa

Abstract

Kota Samarinda merupakan daerah dataran rendah yang berada di pinggir sungai Mahakam, dilewati oleh banyak anak sungai dan memiliki topografi bergelombang dari kemiringan landai sampai curam. Kondisi yang demikian sangat berpotensi sekali terjadi banjir dan longsor. Pada tahun 2020 banjir kembali terjadi yang menimpa 10 kelurahan, 4 kecamatan ribuan rumah terendam sehingga 27.000 orang terdampak banjir, hal ini sangat merugikan masyarakat Upaya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana masih kurang, terlihat dari banyak kerugian harta, nyawa, dan anak anak adalah kelompok yang beresiko. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana. Metode dilakukan dengan memberikan pendidikan berbentuk penyuluhan yang diawali dengan pre tes dan diakhiri dengan post tes. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 september dengan narasumber dari MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) sekaligus sebagai dosen UMKT, karena masih dalam masa pandemic covid 19 maka kegiatan dilakukan melalui aplikasi zoom. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 65 siswa. Didapatkan hasil bahwa nilai pre tes rata rata 69,5 dan nilai raa rata post tes 91,6. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penyuluhan tentang mitigasi bencana kepada anak SD kelas 4 ini sangat signifikan dalam menambah pengetahuan siswa, hal ini dikarenakan ilmu tentang kebencanaan adalah hal yang baru bagi siswa, sehingga siswa sangat tertarik untuk memperhatikan dan mempelajarinya dengan baik

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-09-23
How to Cite
Ernawati, R., Dirdjo, M., & Wahyuni, M. (2021). Peningkatan Pengetahuan Siswa Terhadap Mitigasi Bencana di SD Muhammadiyah 4 Samarinda. Journal of Community Engagement in Health, 4(2), 393-399. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i2.258