Pelatihan dan Sosialisasi Fermentasi Limbah Kulit Buah Nanas menjadi Eco-enzyme sebagai Implementasi dari Slogan “Reuse, Reduce dan Recycle (R3)”

Authors

  • Agus Yuliono Departemen Antropologi Sosial, FISIP, Universitas Tanjungpura
  • Warsidah Warsidah Departemen Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura
  • Mega Sari Juane Sofiana Departemen Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura
  • Syarif Irwan Nurdiansyah Departemen Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura
  • Ikha Safitri Departemen Kelautan, FMIPA, Universitas Tanjungpura
  • Pamela Pamela Departemen Agribisnis, FAPERTA, Universitas Tanjungpura
  • Rizalinda Rizalinda Departemen Biologi, FMIPA, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.30994/jceh.v6i1.431

Keywords:

eco-enzyme, fermentasi, limbah, nanas, 3r

Abstract

Salah satu komoditas unggulan Kalimantan Barat di bidang holtikultura adalah buah Nanas dengan jumlah produksi sebesar 76.400 ton pada tahun 2019. Buah Nanas dijual dalam kondisi segar maupun berbagai jenis olahan. Pengembangan hasil olahan nanas berpotensi memberikan kontribusi pada peningkatan volume sampah organik di Kalimantan Barat. Sampah menjadi isu global yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan manusia apabila tidak dikelola dengan baik. Hingga saat ini, penanganan sampah masih menjadi problematika yang belum terselesaikan. Slogan Reuse, Reduce dan Recycle (R3) telah menginspirasi masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah secara sistematis dan berkelanjutan. Sampah limbah nanas dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan bermanfaat. Kegiatan pelatihan dilaksanakan tanggal 22 September 2022 dengan peserta siswa SMUN 3 Pontianak. Pembuatan ekoenzim dilakukan dengan pencampuran bahan dengan perbandingan limbah kulit Nanas : gula aren : air sebesar 3 : 1 : 10. Fermentasi dilakukan ± 3 bulan. Kegiatan mandiri ini menunjukkan antusiasme dan semangat dari peserta mengikuti seluruh proses kegiatan. Selain itu, peserta menjadi terampil dalam mengolah limbah menjadi larutan ekoenzim.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ademollo, N., Patrolecco, L., Polesello, S., Valsecchi, S., Wollgast, J., Mariani, G., Hanke, G. (2012). The analytical problem of measuring total concentrations of organic pollutants in whole water. TrAC – Trends in Analytical Chemistry, 36. https://doi.org/10.1016/j.trac.2012.01.008.

Ampofo, S., Kumi, E., Ampadu, B. (2015). Investigating solid waste management in the Bolgatanga municipality of the Upper East region, Ghana. Environment and Pollution, 4(3): 20-25.

Ampofo, S., Soyelle, J., Abanyie, S.K. (2016). The Negative Impacts of Poor Municipal Solid Waste Management on Livelihoods in Walewale Township, West Mamprusi District, Ghana: A Social Survey and Assessment. Journal of Resources Development and Management, 20: 94-104.

Arun, C. dan Sivashanmugam, P. (2015). Investigation of biocatalytic potential of garbage enzyme and its influence on stabilization of industrial waste activated sludge. Process Safety and Environmental Protection, 94: 471-478.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2021). Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka 2021.

Budiyanto, C.W., Yasmin, A., Fitdaushi, A.N., Rizqia4, A.Q.S.Z., Safitri, A.R., Anggraeni, D.N., Farhana, K.H., Heba, K., Alkatiri, M.Q., Perwira, Y.Y., Pratama, Y.A. (2022). Mengubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzym Multifungsi: Inovasi di Kawasan Urban. DEDIKASI: Community Service Reports, 4(1): 31-38.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat. (2019). Data Produksi, Luas Panen, dan Provitas Nenas di Kalimantan Barat per Kabupaten Tahun 2019.

Galintin, O., Rasit, N., Hamzah, S. (2021). Production and Characterization of Eco Enzyme Produced from Fruit and Vegetable Wastes and its Influence on the Aquaculture Sludge. Biointerface Research in Applied Chemistry, 11(3): 10205-10214.

Gesriantuti, N., Elsie, Harahap, I., Herlina, N., Badrun, Y. (2017). Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga dalam Pembuatan Pupuk Bokashi di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. JURNAL Untuk Mu negeri, 1(1): 72-77.

Hamdiani, S., Ismillayli, N., Kamali, S.R., Hadi, S. (2018). Pengolahan Mandiri Limbah Organik Rumah Tangga untuk Mendukung Pertanian Organiklahan Sempit. J. Pijar MIPA, 13(2):151-154.

Indriyanti, D.R., Banowati, E., Margunani. (2015). Pengolahan Limbah Organik Sampah Pasar menjadi Kompos. ABDIMAS, 9(1): 43-48.

Megah, S. I., Dewi, D. S., & Wilany, E. (2018). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Digunakan untuk Obat dan Kebersihan. MINDA BAHARU, 2(1). https://doi.org/10.33373/jmb.v2i1.2275.

Mudayana, A.A., Erviana, V.Y., Suwartini, I. (2019). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Limbah Organik. Jurnal SOLMA, 8(2): 339-347. http://dx.doi.org/10.29405/solma.v8i2.3697.

Nazim, F. (2013). Treatment of Synthetic Greywater Using 5% and 10% Garbage Enzyme Solution. International Journal of Industrial Engineering and Management Science, 3(4). https://doi.org/10.9756/bijiems.4733.

Nurliah, Elika, S., Sagena, U.W. (2022). Sosialisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga dalam Memproduksi Ekoenzim. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(1): 33-39.

Pakki, T., Adawiyah, R., Yuswana, A., Namriah, Arief, M., Dirgantoro, Slamet, A. (2021). Pemanfaatan Eco-Enzyme Berbahan Dasar Sisa Bahan Organik Rumah Tangga dalam Budidaya Tanaman Sayuran di Pekarangan. Prosiding PEPADU, 3: 126-134.

Parwata, I.P., Ayuni, N.P.S., Widana, G.A.B., Suryaputra, I.G.N.A. (2021). Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme bagi Pedagang Buah dan Sayur di Pasar Desa Panji. Proceeding Senadimas Undiksha, 631-639.

Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 45 Tahun 2019. (2019). Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. 24 hlm.

Prabekti, Y.S. dan Ahmadun. (2010). Eco-fermentor: alternatif desain wadah fermentasi eco-enzyme untuk mengoptimalkan produktivitas eco-enzyme. Bogor.

Prahasta, A. (2009). Agribisnis Nanas. Bandung: Pustaka Grafika.

Rasit, N. dan Mohammad, F.S. (2018). Production and Characterization of Bio Catalytic Enzyme Produced from Fermentation of Fruit and Vegetable Wastes and Its Influence on Aquaculture Sludge. MATTER: International Journal of Science and Technology, 4(2), 12–26. https://doi.org/10.20319/mijst.2018.42.1226.

Rasit, N., Fern, L.H., Karim Ghani, W.A.W. (2019). Production and Characterization of Eco Enzyme Produced from Tomato and Orange Wastes and Its Influence on the Aquaculture Sludge. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(3): 967-980.

Riswan, Sunoko, H.R., Hadiyarto, A. (2011). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Daha Selatan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(1): 31-39.

Rochyani, N., Utpalasari, R.L., Dahliana, I. (2020). Analisis Hasil Konversi Eco-enzyme menggunakan Nenas (Ananas comosus) dan Pepaya (Carica papaya L.). Jurnal Redoks, 5(2): 135-140.

Rubin, M.B. dan Friedrich, C. (2001). The History of Ozone. The Schönbein Period, 1839-1868. Bulletin for the History of Chemistry, 26(1).

Sidabalok, I., Kasirang, A., Suriani. (2014). Pemanfaatan Limbah Organik menjadi Kompos. Majalah Aplikasi Ipteks NGAYAH, 5(2): 85-94.

Surtikanti, H.K., Kusumawaty, D., Sanjaya, Y., Kusdianti, Priyandoko, D., Kurniawan, T., Kartika, Sisri, E.M. (2021). Memasyarakatkan Ekoenzim Berbahan Dasar Limbah Organik untuk Peningkatan Kesadaran dalam Menjaga Lingkungan. Jurnal Abdimas (Journal of Community Service): Sasambo, 3(3): 110-118. https://doi.org/10.36312/sasambo.v3i3.532.

Surtikanti, H.K. dan Sisri, E.M. (2021). Utilization of Eco Enzyme (EE) for Polluted Pond Water Purification: Development of Mini Research-Based Practical Materials. Universitas Pendidikan Indonesia.

Tang, F.E. dan Tong, C.W. (2011). A Study of the Garbage Enzyme’s Effects in Domestic Wastewater. International Journal of Environemntal, 5(12).

Yuliono, A., Sofiana, M.S.J., Safitri, I., Warsidah, Kushadiwijayanto, A.A., Helena, S. (2021). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Teluk Batang secara Mandiri melalui pembuatan Handsanitizer dan Desinfektan berbasis Eco-Enzyme dari Limbah Sayuran dan Buah. Journal of Community Engagement in Health, 4(2): 371-377. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i2.248.

Downloads

Published

2023-03-27

How to Cite

Yuliono, A., Warsidah, W., Sofiana, M. S. J., Nurdiansyah, S. I., Safitri, I., Pamela, P., & Rizalinda, R. (2023). Pelatihan dan Sosialisasi Fermentasi Limbah Kulit Buah Nanas menjadi Eco-enzyme sebagai Implementasi dari Slogan “Reuse, Reduce dan Recycle (R3)”. Journal of Community Engagement in Health, 6(1), 17–23. https://doi.org/10.30994/jceh.v6i1.431

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>