Upaya Peningkatan Status Gizi Dengan Penyelenggaraan Pelatihan Keluarga Sadar Gizi

  • Magdalena Agu Yosali STIKes Wijaya Husada
  • Salsalina Yuniarti STIKes Wijaya Husada
  • Tisna Yanti STIKes Wijaya Husada
Keywords: Balita, Sadar Gizi, Status Gizi

Abstract

Keberhasilan program gizi, yang ditentukan oleh sektor kesehatan atau yang disebut dengan intervensi spesifik sebesar 30% sedangkan oleh sektor luar kesehatan yang disebut dengan intervensi sensitif sebesar 70%. Menurut data WHO anak di bawah lima tahun di negara berkembang mengalami kurang gizi pada tahun 2013 sebesar 17% atau 98 juta. Prevalensi tertinggi sebesar 30% berada di wilayah Asia Selatan, 16% berada di Asia Tenggara dan Afrika Tengah, menurut data WHO di Indonesia balita yang memiliki berat badan kurang (underweight) pada tahun 2013 sebanyak 19.9%. Jika dibandingkan dengan tahun 2007 angka prevalensi nasional sebesar 18,4 % dan untuk tahun 2010 sebesar 17,9 %, Pada tahun 2013 prevalensi kekurangan gizi pada balita terlihat meningkat. Perubahan prevalensi gizi buruk dari 5,4% pada tahun 2007, 4,9% pada tahun 2010, dan 5,7% pada tahun 2013. Pada tahun 2015 sasaran yang harus dicapai MDG’s yaitu 15,5% oleh karena itu angka prevalensi gizi buruk-kurang dalam periode 2013 sampai 2015 harus diturunkan sebesar 4.1 %. 3 Kegiatan penyuluhan tentang upaya peningkatan status gizi dengan keluarga sadar gizi ini berlangsung baik. Ada pun tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran keluarga tentang kebutuhan gizi pada balita maka seluruh keluarga bisa meningkatkan derajat kesehatan melalui status gizi balita

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-03-01
How to Cite
Yosali, M., Yuniarti, S., & Yanti, T. (2021). Upaya Peningkatan Status Gizi Dengan Penyelenggaraan Pelatihan Keluarga Sadar Gizi. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 35-39. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i1.107