Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kota Sehat dan Layak Anak Berbasis Kearifan Lokal

  • Yeni Rustina Universitas Indonesia
  • Agus Setiawan Universitas Indonesia
  • Enie Novieastari Universitas Indonesia
  • Dessie Wanda Universitas Indonesia
  • Ella Nurlela Hadi Universitas Indonesia
  • Jajang Gunawijaya Universitas Indonesia
  • Annida Falahaini Universitas Indonesia
Keywords: Cisaga, Pemberdayaan Masyarakat, Ramah Anak, Kota Sehat, Kearifan Lokal

Abstract

Tumbuh kembang anak yang optimal merupakan kebutuhan dasar dalam pengembangan sumber daya manusia di masa yang akan datang. Hal tersebut dapat tercapai apabila terdapat sistem pendukung yang memadai dan tepat dari lingkungan yang sehat, dengan melibatkan kearifan lokal masyarakat. Cisaga merupakan salah satu kecamatan di Jawa Barat, Indonesia yang mengedepankan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Tujuan dari program pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk membangun kota sehat dan ramah anak yang dimulai dari Kabupaten Cisaga. Program pemberdayaan masyarakat meliputi skrining tumbuh kembang anak; meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendorong tumbuh kembang anak, memotivasi masyarakat dalam menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat; mengembangkan ruang baca anak; dan mengembangkan desain ruang terbuka hijau yang ramah anak. Setelah dilakukan evaluasi program, muncul respon positif dari masyarakat terhadap program tersebut. Para kader kesehatan mengaku memiliki kemampuan untuk mengajari para ibu bagaimana cara menstimulasi anaknya. Dengan menggunakan kearifan lokal melalui pelibatan masyarakat dalam program-program tersebut, maka perubahan dalam masyarakat lebih dapat diandalkan untuk dilaksanakan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-03-01
How to Cite
Rustina, Y., Setiawan, A., Novieastari, E., Wanda, D., Hadi, E., Gunawijaya, J., & Falahaini, A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kota Sehat dan Layak Anak Berbasis Kearifan Lokal. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 200-207. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i1.127