Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana Tentang Metode Kontrasepsi Di Wilayah Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri

  • Luluk Susiloningtyas STIKes Pamenang
  • Ratna Feti Wulandari STIKes Pamenang
  • Vide Bahtera Dinastiti STIKes Pamenang
Keywords: Asuhan Kebidanan, Metode Kontrasepsi, Wanita Usia Subur (WUS)

Abstract

Salah satu dampak dari ledakan penduduk yang tidak terkendali adalah tingginya AKI dan AKB,  rendahnya kesehatan  masyarakat, dan besarnya biaya pelayanan kesehatan serta pendidikan. Upaya pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan menurunkan AKI yaitu melalui pelaksanaan program KB bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan Keikutsertaan PUS dalam program KB. Implan dan IUD merupakan jenis kontrasepsi jangka panjang yang memiliki tingkat efektifitas lebih tinggi di bandingkan dengan metode non kontrasepsi jangka panjang. Kontrasepsi jangka panjang ini diharapkan mampu menunda/menjarangkan serta menghentikan kesuburan yang digunakan dalam jangka panjang sehingga terwujud keluarga sejahtera. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana tentang metode kontrasepsi di Wilayah Desa Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri,

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-12 Juni 2021 yaitu berupa konseling metode kontrasepsi  dan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi dengan jumlah sasaran 79 WUS di Wilayah Ngadiluwih dan 48 orang WUS di Wilayah Ngancar Kabupaten Kediri. Metode diberikan dengan menggunakan media ABPK dan Instrumen alat kontrasepsi KB. Harapan dari kegiatan ini yanitu dapat meningkatkan pengetahuan WUS tentang pentingnya penggunaaan alat kontrasepsi yang cocok agar dapat berperan aktif dalam uapaya mendukung program pemerintah dalam peningkatan Kespro dan KB serta untuk menekan AKI

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-09-15
How to Cite
Susiloningtyas, L., Wulandari, R., & Dinastiti, V. (2021). Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana Tentang Metode Kontrasepsi Di Wilayah Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri. Journal of Community Engagement in Health, 4(2), 432-440. https://doi.org/10.30994/jceh.v4i2.266