Pelatihan pembuatan cairan Insektisida dari Ekoenzim berbahan Limbah Organik Buah-Buahan

  • Gusti Eva Tavita Fakultas Kehutanan, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Amriani Amir Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Unversitas Tanjungpura, Pontianak
  • Rita Kurnia Apindiati Fakultas Pertanian, Prodi Agroteknologi, Unversitas Tanjungpura, Pontianak
  • Lucky Hartanti Fakultas Pertanian, Prodi Ilmu Teknologi Pengolahan, Unversitas Tanjungpura, Pontianak
  • Bambang Kurniadi Fakultas Pertanian, Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan, Unversitas Tanjungpura, Pontianak
Keywords: Insektisida, Ekoenzim, PKM, Organic, Limbah

Abstract

Insektisida adalah salah satu golongan pestisida, suatu substansi zat kimia yang digunakan untuk memberantas binatang serangga dan jasad-jasad renik dalam suatu rumah tangga, bangunan atau peralatan di rumah tangga seperti, kecoak, semut merah, dan rayap. Pemakaian pestisida kimia dalam jangka waktu lama  akan menyebabkan efek samping yang merugkan bagi manusia. Tujuan dari kegiatian Pengabdian  kepada Masyrakat (PKM) ini adalah untuk melatih ibu-bu rumah tangga di masa pandemic ini untuk  membuat cairan insektisida yang dapat digunakan untuk membersihkan lantai dan menyemprot tanaman hias atau tanaman buah dalam pot.

Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi pembuatan ekoenzim yang dilanjutkan dengan pembuatan insektisida untuk skala rumah tangga. Kegiatan diikut oleh 18 peserta, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Dari kegiatan ini, semua peserta telah mampu membuat ekoenzim dan membuat insektisida untuk digunakan dalam rumah tangga. Cairan insektisida yang dihasilkan diuji dengan penyemprotan pada batang pohon dan bunga-bunga dalam pot, serta dijadikan cairan untuk mengepel lantai.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-04-13
How to Cite
Tavita, G., Amir, A., Apindiati, R., Hartanti, L., & Kurniadi, B. (2022). Pelatihan pembuatan cairan Insektisida dari Ekoenzim berbahan Limbah Organik Buah-Buahan. Journal of Community Engagement in Health, 5(1), 87 - 91. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i1.344